8 Tips KPR Rumah Idaman yang Bisa Kamu Coba
Penulis: Editor Brighton
Tips KPR rumah - Mau coba mengajukan KPR rumah? Kamu harus tahu tips & triknya nih agar pengajuan KPR-mu semakin menguntungkan dan punya peluang besar untuk di acc oleh pihak bank. Apa saja tips KPR rumah? Simak tipsnya pada ulasan dibawah ini ya bersama dengan Brighton Real Estate!
Baca Juga: 7 Keuntungan Membeli Rumah KPR, Banyak Promo!
1. Siapkan Uang Muka yang Cukup
Tips KPR rumah pertama tentunya adalah menyiapkan sejumlah DP (Down Payment) atau uang muka pembelian yang cukup. Uang muka (down payment/DP) adalah syarat utama dalam pengajuan KPR, meskipun ada juga bank yang mensyaratkan DP 0%. Kebanyakan bank meminta DP sebesar 10-30% dari harga rumah. Semakin besar DP yang kamu berikan, maka semakin kecil pula jumlah pinjaman yang akan diajukan, sehingga cicilan bulanan pun akan lebih ringan.
DP yang lebih besar juga bisa jadi bukti ke pihak bank kalau kamu memiliki kemampuan finansial yang baik. Hal ini tentunya akan meningkatkan kepercayaan bank dan memperbesar peluang persetujuan KPRmu ya.
2. Periksa dan Perbaiki Riwayat Kredit
Tips KPR rumah kedua adalah dengan memeriksa dan memperbaiki riwayat kreditmu. Riwayat kredit yang baik adalah poin utama agar pengajuan KPR disetujui. Bank akan memeriksa rekam jejak kreditmu di SLIK OJK untuk menilai apakah kamu punya masalah dengan kredit sebelumnya atau tidak.
Jadi, sebelum pengajuan KPR, pastikan kamu tidak memiliki tunggakan kartu kredit, pinjaman pribadi, atau utang lain yang belum terselesaikan ya. Kalau ada riwayat kredit buruk, coba perbaiki terlebih dahulu sebelum kami mulai mengajukan KPR ya!
Kamu bisa mengecek skor kredit melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang dikelola oleh OJK. Semakin baik skor kreditmu, semakin besar peluang kamu mendapatkan KPR dengan suku bunga yang kompetitif. Lebih baik lagi nih, kalau kamu punya skor kredit 1 dengan status pembayaran Lancar.
Baca Juga: Bagaimana Cara KPR Rumah? Cari Tahu Caranya Disini
3. Sesuaikan Cicilan dengan Kemampuan Keuangan
Tips KPR rumah ketiga adalah menyesuaikan cicilan dengan kemampuan finansialmu yang terkini. Jangan buru-buru ajukan KPR dengan plafon besar dan tenor pendek yang akan mengakibatkan pengajuanmu ditolak karena kemampuan bayar masih dinilai kurang oleh bank.
Hitung dulu berapa besar cicilan yang sanggup kamu bayar setiap bulannya. Idealnya, cicilan bulanan tidak boleh lebih dari 30-40% dari pendapatan bulananmu. Setelah melakukan perhitungan ini, kemudian kamu bisa menentukan jumlah pinjaman KPR-mu. Kemudian menyesuaikannya dengan plafon dan tenor pinjaman.
Gunakan kalkulator KPR online untuk menghitung estimasi cicilan berdasarkan harga rumah, uang muka, tenor, dan suku bunga. Penggunaan Kalkulator KPR ini bisa memberikanmu gambaran lebih jelas mengenai cicilan yang akan dibayar.
Butuh rekomendasi Kalkulator KPR untuk hitung estimasi cicilan KPR-mu? Yuk, hubungi Brighton Real Estate aja ya!
4. Pilih Tenor yang Tepat
Tips KPR rumah kedua adalah dengan menggunakan tenor KPR yang tepat. Tenor adalah jangka waktu pinjaman yang kamu pilih saat mengajukan KPR. Bank biasanya menawarkan tenor mulai dari 5 sampai 25 tahun. Semakin panjang tenor yang kamu pilih, makin kecil cicilan bulanan yang harus dibayarkan. Konsekuensinya, jumlah bunga yang harus kamu bayarkan ke bank juga akan semakin besar.
Kalau kamu ingin melunasi KPR lebih cepat dan mengurangi total bunga, coba pilih tenor yang lebih pendek. Tapi, pastikan cicilan bulanan tetap sesuai dengan kemampuan bayarmu ya. Tenor yang tepat akan membantumu membayar KPR dengan lebih lancar sekaligus meminimalisir kredit macet.
Baca Juga: 8 Cara KPR, Mulai dari Memilih Rumah sampai dengan KPR Berjalan
5. Cek Suku Bunga KPR dari Beberapa Bank
Tips KPR rumah kelima adalah cek suku bunga yang ditawarkan oleh bank penyedia layanan KPR tersebut ya. Setiap bank menawarkan suku bunga KPR yang berbeda-beda, baik itu fixed rate, floating rate, flat, hingga cap. Lakukan riset dan bandingkan suku bunga dari beberapa bank sebelum mengambil keputusan ya. Suku bunga tetap memberikan kepastian cicilan di awal, sementara suku bunga mengambang bisa naik atau turun nilainya tergantung kondisi pasar.
Pilih suku bunga yang paling sesuai dengan kondisi keuanganmu. Pertimbangkan juga skema bunga yang diberikan oleh bank. Apakah skema bunga gabungan, misalnya fixed rate + floating rate karena skema bunga inilah yang paling banyak digunakan atau skema lainnya.
6. Pastikan Dokumen Pengajuan KPR Lengkap
Tips KPR rumah keenam tentunya adalah memastikan apakah dokumen pengajuan KPR-nya sudah lengkap atau belum. Bank membutuhkan dokumen-dokumen ini untuk memverifikasi pengajuan KPR-mu. Kalau dokumennya belum lengkap, otomatis bank belum bisa lanjut memproses pengajuan KPR-mu ya.
Kelengkapan dan kebenaran dokumen sangat penting untuk mempercepat proses pengajuan KPR. Apabila ada dokumen KPR yang tidak sah atau tidak valid, bank mungkin akan menolak atau menunda persetujuan KPR. Berikut ini ada beberapa dokumen pengajuan KPR yang harus kamu lengkapi:
-
Fotokopi KTP, Kartu Keluarga, NPWP
-
Slip gaji atau surat keterangan penghasilan
-
Fotokopi legalitas usaha atau izin usaha untuk wiraswasta
-
Fotokopi izin praktek untuk profesional
-
Rekening koran tiga bulan terakhir
-
Surat Pemesanan Rumah (SPR)
-
Dokumen legalitas rumah oleh penjual atau developer
-
Dan lain sebagainya sesuai kebijakan setiap bank.
Baca Juga: 8 Cara Pengajuan KPR, Mulai dari Memilih Rumah yang akan Dibeli
7. Pilih Developer Rumah yang Terpercaya
Tips KPR rumah ketujuh tentunya adalah dengan memilih developer perumahan yang terpercaya. Tujuannya untuk memastikan keabsahan legalitas dokumen dan memastikan rumah yang akan dibeli bangunannya berkualitas. Pastikan developer tersebut memiliki reputasi baik dan sudah bekerja sama dengan bank dalam program KPR. Tujuannya adalah membuat proses pengajuan KPR lebih cepat dan aman.
Pastikan juga rumah yang kamu pilih sesuai dengan kebutuhan dan memiliki nilai investasi yang menjanjikan di masa depan. Beberapa hal tambahan yang harus kamu pertimbangkan adalah kestrategisan lokasi rumah, akses transportasi, dan fasilitas umum di sekitar rumah.
8. Baca SP3K dengan Teliti
Tips KPR rumah terakhir adalah membaca SP3K dengan teliti. Jika pengajuan KPRmu disetujui, bank akan menerbitkan Surat Penegasan Persetujuan Kredit (SP3K). Dokumen ini berisi detail tentang besaran pinjaman, suku bunga, tenor, serta syarat dan ketentuan lainnya. Bacalah SP3K dengan teliti sebelum menandatanganinya ya. Pastikan semua isi yang tercantum sesuai dengan kesepakatan awal.
Apabila ada poin-poin yang kurang jelas atau tidak sesuai, jangan ragu untuk bertanya kepada pihak bank. Pastikan kamu paham dengan semua peraturan yang ada agar tidak ada masalah di kemudian hari ya.
Baca Juga: Tips dan Cara Menabung untuk Beli Rumah
Itulah 8 tips KPR rumah yang bisa Brighton bagikan, semoga semua tips di atas bermanfaat ya! Jangan lupa baca artikel menarik lainnya dari Brighton hanya di Brighton News ya! Jika ingin mendaftar menjadi agen properti dan mencari agen yang berkualitas, klik Registrasi Agen dan dapatkan manfaatnya!
Baca juga : Daftar Harga Besi Hollow Berdasarkan Jenisnya Terbaru
Baca juga : Harga Borongan Baja Ringan per Meter Terbaru
Baca juga : Harga Borongan Tenaga Plester Aci Terbaru dan Cara Menghitung Kebutuhan Semen
Baca juga : Harga Borongan Instalasi Listrik per Titik
Baca juga : Begini Cara Mendapatkan Subsidi Listrik dan Syaratnya!
Baca juga : Harga Borongan Pondasi Batu Kali Per Meter dan Tips Memilihnya
Baca juga : Rincian Biaya Pasang Keramik per Meter dan Cara Menghitungnya
Baca juga : Harga Borongan Pasang Keramik per Meter dan Cara Menghitungnya
Baca juga : Cara Menghitung Pondasi Batu Kali serta Kelebihan dan Kekurangan Batu Kali
Baca juga : Daftar Harga Kaca per Meter Berdasarkan Jenisnya
Temukan juga listing rumah dijual di Pantai Indah Kapuk, Bekasi, Gading Serpong, Jakarta Selatan, BSD, Jakarta Barat, Bintaro, Alam Sutera, dan Jakarta Utara hanya di Brighton!
Topik
Lihat Kategori Artikel Lainnya