Menu

KPR
FAQ
 
 
 

Ukuran Hebel, Kelebihan & Kekurangan, dan Cara Menghitung Kebutuhannya

 

Brighton.co.id - Ukuran Hebel bervariasi mulai dari yang kecil sampai agak besar, dan penggunaannya bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan konstruksi. Hebel atau bata ringan AAC (Autoclaved Aerated Concrete) merupakan material yang banyak digunakan digunakan sebagai bahan bangunan, utamanya untuk konstruksi dinding. Hebel jadi pilihan material alternatif yang bisa kamu gunakan, selain cor beton, batu bata, batako, dan material sejenisnya. 

Kelebihan utamanya ada di bobotnya yang ringan, ukuran yang presisi, daya tahan tinggi, dan mudah dipasang. Nah, dalam pembahasan kali ini kita akan membahas secara lengkap mengenai hebel. Cek rekomendasi lebih lengkapnya disini ya!

Baca Juga: 20+ Harga Hebel per Kubik Terbaru di Indonesia 

Sedang mencari hunian idaman atau sekadar ingin memahami tren properti terkini di Indonesia? Anda bisa mulai dari memahamiharga tanah per meter Jakarta yang terus mengalami perubahan tiap tahunnya. Bagi yang ingin membeli properti, penting juga mengetahui proses legal seperti membuatsurat jual beli tanah bermaterai atau menyiapkancontoh surat hibah tanah. Jika Anda mencari hunian sementara, tersedia banyak pilihansewa rumah di Jakarta, termasuk areaJakarta Barat danJakarta Selatan, serta pilihan menarik lainnya diBandung,Medan, danSurabaya.

Ragam Variasi Ukuran Hebel 

variasi ukuran hebel

Mari kita ke pembahasan utama yakni mengenai ukuran dari hebel tu sendiri. Rata-rata hebel dibuat dengan cetakan ukuran panjang 60 cm x lebar 20 cm, pembedanya ada di bagian ketebalannya. Makin tebal maka makin berat dan kuat, dan biasanya untuk hebel yang lebih besar lebih banyak digunakan untuk konstruksi yang butuh daya tahan lebih. 

Ini dia pembahasan lebih lengkapnya: 

1. Hebel 60 x 20 x 7,5 cm

Merupakan hebel yang cukup banyak digunakan pada konstruksi bangunan sederhana, misalnya untuk dinding rumah 1 lantai. Bisa juga digunakan untuk interior bangunan, misalnya sekar antara satu ruangan dengan ruangan lainnya. Hebel ukuran ini cukup kokoh dan standar. Kelebihannya ada di: hemat biaya, ringan, pemasangan cepat. Kekurangannya sayangnya kurang cocok untuk struktur utama bangunan besar. 

2. Hebel 60 x 20 x 10 cm

Ukuran hebel ini panjangnya 60 cm, lebar 20 cm, dengan tebal 10 cm. Selisih tebal 2,5 cm membuat hebel ini lebih pas digunakan pada dinding rumah satu lantai, interior bangunan, hingga kamar. Kurang lebih sama dengan nomor 1 dan kurang terlalu cocok untuk bangunan 2 lantai. 

3. Hebel 60 x 20 x 12,5 cm

Jika kamu ingin menggunakan hebel sebagai dinding bangunan 2 lantai, atau bangunan semi permanen yang lebih kuat, dan punya daya tahan yang cukup, maka hebel dengan tebal 12.5 cm ini bisa jadi pilihan yang pas. Hebelnya kokoh, cocok untuk rumah bangunan bertingkat, juga lebih berat. Harganya tentu lebih mahal, dalam satuan per m3 isinya juga lebih sedikit namun sebanding dengan kualitas dan pesifikasinya. 

4. Hebel 60 x 20 x 15 cm

Di variasi tebal 15 cm, ukuran hebel ini pas untuk digunakan sebagai dinding luar rumah, bangunan bertingkat, sampai gudang. Hebel tebal 15 cm juga cocok ideal untuk bangunan yang memperlukan daya tahan lebih terhadap cuaca dan untuk isolasi suara. Insulasi panas dan suaranya lebih baik, namun mengingat lebih tebal dan berat maka membutuhkan struktur pondasi yang lebih kuat juga. 

Bagi Anda yang mengincar rumah pribadi, tersedia inspirasi lengkap mulai darimodel rumah terbaru,desain rumah minimalis 3 kamar, hinggadenah rumah minimalis 3 kamar tidur dandenah rumah minimalis. Tambahkan sentuhan elegan pada rumah Anda denganwarna cat rumah bagian luar yang elegan,cat kamar tidur 2 warna,plafon kamar tidur, sertainterior rumah yang menawan. Jangan lupa pertimbangkan juga bentuk atap sepertiatap pelana yang simpel dan fungsional. Untuk pilihan rumah terjangkau, ketahui lebih lanjut seputarrumah subsidi, termasuk pengertian, harga, hingga aturannya.

5. Hebel 60 x 20 x 20 cm

Ini merupakan hebel dengan ukuran paling besar dan biasanya banyak diunakan untuk inding luar gedung, pabrik, sampai hunian premium. Kelebihannya sangat kokoh, serta menghasilkan isolasi termal & suara terbaik. Kekurangannya memiliki beban struktur yang tinggi dan biayanya tentu lebih mahal. 

Nah, itulah beberapa variasi ukuran hebel dan tingkat kecocokannya. Berdasarkan jenis bangunanya, maka: 

  • Rumah tinggal 1 lantai: hebel 10 cm

  • Rumah tinggal 2 lantai: hebel 12,5 – 15 cm

  • Sekat dalam atau partisi ringan: hebel 7,5 – 10 cm

  • Bangunan komersial atau ruko: hebel 15 – 20 cm

  • Gudang, bangunan industrial, dan gedung publik: hebel 20 cm

Pada proyek besar seperti pabrik, gedung, atau bangunan bertingkat, hebel 20 cm adalah pilihan terbaik karena punya kekuatan labih dan ketahanan jangka panjang. Kalau kamu sedang merencanakan pembangunan rumah atau renovasi, pastikan untuk memilih ukuran hebel sesuai fungsi dan kebutuhan struktur bangunan agar hasilnya optimal secara teknis dan ekonomis.

Kamu juga bisa konsultasi dengan ahli bangunan terlebih dahulu agar tak salah menentukan ukuran hebelnya. Namun, jika kamu membutuhkan rumah yang sudah siap huni, sudah tersedia beragam pilihan unitnya juga di Brighton

Baca Juga: Herbel : Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan, dan Daftar Harga Herbel Lengkap 

Kelebihan dan Kekurangan Hebel sebagai Material Bangunan 

kelebihan hebel

Setiap material bangunan, tak terkecuali hebel tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Jadi, pastikan untuk cek terlebih dahulu dibawah ini: 

1. Kelebihan Hebel 

  • Memiliki ukuran yang sangat bervariasi sehingga pemilihannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan konstruksi. 

  • Memiliki kemampuan isolasi thermal yang bagus, jadi cukup bermanfaat untuk bangunan yang dijaidkan sebagai hunian karena memiliki kemampuan dalam menyesuaikan suhu ruangan. 

  • Hebel juga tahan api dan aman digunakan, jadi kalau kamu membutuhkan partisi atau sekat, alih-alih menggunakan gypsum atau papan kayu, hebel bisa jadi pilihan alternatif yang kuat dan anti api. 

  • Pemasangan yang mudah, dengan dimensi panjang 60 cm dan lebar 20 cm pemasangan hebel tentu akan jadi lebih cepat dibandingkan dengan material yang ukurannya dibawahnya, misalnya batu bata atau batako. Hanya dalam beberapa saat saja, materialnya mampu menutup banyak bidang bangunan. 

  • Pemasangan mudah, selain itu hebel juga bisa dipasang dengan mudah mengingat bobotnya yang ringan. Makin kecil ukuran hebel (dari sisi tebal) makin ringan juga bobotnya. 

  • 2. Kekurangan Hebel 

  • Memerlukan mortar atau semen khusus dalam pemasangannya. Poin ini bisa jadi sisi plus minus, plusnya kamu tidak perlu menggunakan semen biasa + pasir sebagai perekat jadi hemat biaya. Minusnya, kamu memerlukan semen perekat hebel khusus yang harganya lebih mahal dibandingkan semen biasa dalam proses pemasangannya. 

  • Pemasangannya membutuhkan tukang khusus yang sudah ahli agar hasilnya maksimal. 

  • Pada bangunan berukuran tanggung, kamu mungkin perlu memotong sisa hebel untuk membuat ukurannya pas. 

Baca Juga: 9 Jenis Dinding Berdasarkan Material dan Karakteristiknya 

Ukuran Hebel, Kelebihan & Kekurangan, dan Cara Menghitung Kebutuhannya 63

Cara Menghitung Kebutuhan Hebel 

cara hitung hebel

Berdasarkan ukurannya, berikut ini ada beberapa tips menghitung kebutuhan hebel dalam sebuah bangunan. Misalnya menggunakan hebel dengan ukuran 60 x 20 x 7,5 cm per luas dinding 1 m2. Hebel dengan ukuran ini mampu menutup area seluas 0,12 m3 (60 cm x 20 cm = 1200 cm2 atau 0,12 m3). Untuk area seluas 1 m3 maka membutuhkan sekitar 8,33 hebel atau 8-9 hebel (1 m3 : 0,12 m3). 

Contohnya nih, kamu ingin membuat sekat dengan luas area dinding nantinya 20 m3. Maka, hebel yang dibutuhkan adalah 160 - 180 buah. 

Baca Juga: Harga Borongan Pasang Hebel Plester Aci

Sekian pembahasan mengenai ukuran hebel, kelebihan dan kekurangan, sampai dengan cara menghitung kebutuhan hebelnya. Cek artikel lain seputar hebel dari Brighton hanya di Brighton News ya! Jika ingin mendaftar menjadi agen properti dan mencari agen yang berkualitas, klik Registrasi Agen dan dapatkan manfaatnya!

 

Topik

ListTagArticleByNews