Menu

KPR
FAQ
 
 
 

4 Penyebab KPR Ditolak Bank BTN yang Wajib Kamu Ketahui

 
KPR

Mengajukan pinjaman bukanlah sebuah proses yang mudah, apalagi jika melibatkan uang dalam jumlah besar misalnya pinjaman KPR. Bahkan, dalam proses pengajuannya bisa saja permohonan pinjamanmu ditolak oleh pihak bank. Setiap bank seperti Bank BTN pastinya memiliki kriteria dan kebijakan sendiri mengenai approval KPR-nya. 

Jika nasabah tersebut dirasa belum memenuhi kriteria yang dimaksud, maka besar kemungkinannya bank akan menolak pengajuan pinjamannya. Lalu, apa saja faktor yang membuat pinjaman KPR-mu ditolak oleh bank? Berikut diantaranya: 

Baca Juga: Penyebab KPR Ditolak Bank BTN

Penyebab KPR Ditolak Bank BTN 

BTN atau Bank Tabungan Negara merupakan salah satu bank besar di Indonesia yang sering menawarkan pinjaman KPR kepada para nasabah yang membutuhkan. Tapi, tak jarang pula BTN menolak beberapa pengajuan KPR nasabahnya karena beberapa alasan kuat, seperti: 

1. Calon Nasabah Punya Credit Score yang Jelek 

Calon Nasabah Punya Credit Score yang Jelek

Saat kita membicarakan pinjaman dari bank, kita tentunya tak lepas dari proses BI Checking (sekarang SLIK OJK) untuk pengecekan riwayat kredit. Setiap aktivitas dan riwayat hutang serta pembayaran setiap nasabah (dari bank atau lembaga keuangan lainnya) secara otomatis akan tercatat dalam database. Database ini bisa jadi salah satu acuan bank dalam menilai karakter nasabah dari segi tanggung jawab dan komitmen pembayaran. 

Jadi, jika kamu pernah mengalami kredit macet sebelumnya, bank bisa mengetahuinya berdasarkan pengecekan di SLIK OJK ini. Tunggakan pembayaran dan kredit macet akan membuat kredit skormu jadi buruk 

Kredit skor yang buruk jadi penyebab KPR ditolak Bank BTN terbesar. Bukan hanya penolakan KPR, pinjaman dalam bentuk lainnya (semisal KTA, KUR, dll) juga akan ditolak jika kredit skor calon nasabah tersebut jelek. Jadi, skor kredit ini memiliki peranan yang sangat penting dalam menentukan apakah pengajuan pinjaman akan diterima atau ditolak oleh pihak bank. 

Lalu, bagaimana jika skor kreditmu sudah terlanjur jelek atau bahkan masuk dalam daftar hitam bank? Pertama-tama, pastikan kamu melunasi seluruh kredit macet yang dimiliki terlebih dahulu. Jangan lupa minta surat keterangan pada bank bahwa kamu telah melunasi seluruh hutang tersebut. Kemudian datanglah ke kantor OJK dan lakukan konfirmasi. Setelah itu tunggu beberapa saat sampai namamu tidak lagi masuk dalam daftar hitam bank sebelum mengajukan pinjaman KPR. 

Baca Juga: Bank KPR, ya BTN

2. Calon Nasabah Tidak Memenuhi Persyaratan Bank dan Berkas Tidak Lengkap 

Calon Nasabah Tidak Memenuhi Persyaratan Bank dan Berkas Tidak Lengkap

Penyebab KPR ditolak Bank BTN yang kedua adalah calon nasabah tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh bank. Saat pengajuan KPR, ada banyak sekali dokumen persyaratan yang perlu kamu lampirkan sebagai dokumen administrasi. Bank akan mengecek dokumen administrasi tersebut guna memastikan calon debitur memenuhi segala persyaratan yang ditetapkan. 

Beberapa persyaratan yang ditetapkan pihak bank antara lain: 

a. Usia

Calon debitur KPR setidaknya berusia minimal 21 tahun dan maksimal sudah berusia 65 tahun saat jatuh tempo. Debitur yang usianya masih muda, misalnya 20an tahun bisa mengajukan KPR dengan tempo yang lebih lama (maksimal 30 tahun). Sementara itu, calon debitur yang usianya sudah diatas 35 tahun disarankan untuk mengambil tenor yang lebih pendek, misalkan 10-15 tahun. 

Misalkan calon debitur A saat ini sudah berusia 40 tahun dan ia mengajukan KPR dengan tenor 30 tahun. Dalam hal ini, bank bisa saja menolak pengajuan KPR debitur A karena melewati batas usia maksimal saat jatuh tempo nanti. Solusinya, debitur A bisa mengambil KPR dengan tenor yang lebih pendek supaya pengajuannya bisa di-acc

b. Masa Kerja 

Penyebab KPR ditolak Bank BTN selanjutnya bisa dari segi masa kerja. Untuk calon debitur yang berprofesi sebagai karyawan yang punya penghasilan tetap, masa kerjanya minimal 1 tahun. Sementara itu, debitur yang berprofesi sebagai profesional atau wirausaha setidaknya sudah bekerja atau menjalankan usahanya minimal 2 tahun. 

Masa kerja ini jadi pertimbangan yang penting bagi pihak bank karena digunakan dalam menganalisis kesinambungan nasabah dalam pembayaran angsuran. Jika kamu belum memenuhi syarat masa kerja ini, KPR-mu bisa saja ditolak oleh bank. 

c. Dokumen Administrasi Lainnya 

  • Formulir Pengajuan Kredit, lengkap dengan pas photo terbaru 

  • Fotokopi e-KTP, Kartu Keluarga, dan Buku Nikah/Cerai

  • Slip Gaji bagi karyawan 

  • Surat Keterangan Penghasilan bagi profesional dan wirausaha

  • Fotokopi SK Pengangkatan Pegawai Tetap/Surat Keterangan Kerja untuk calon debitur yang bekerja di instansi

  • SIUP, TDP, Catatan Keuangan 3 bulan terakhir khusus untuk wiraswasta

  • Fotokopi Izin Praktek untuk pekerja mandiri dan profesional 

  • Rekening Koran 3 bulan terakhir 

  • Fotokopi NPWP dan SPT PPh Ps.21 

  • Dan lain sebagainya, sesuai kebijakan bank. 

Berkas yang tidak lengkap juga akan membuat proses pengajuan pengajuan KPR-mu jadi lebih lambat. Jadi, pastikan kamu sudah melengkapi semua dokumen persyaratan yang dibutuhkan sebelum menyerahkannya ke pihak bank. 

Baca Juga: Jenis Pinjaman Khusus Perumahan dari BTN

4 Penyebab KPR Ditolak Bank BTN yang Wajib Kamu Ketahui 63

3. Kemampuan Pembayaran Nasabah yang Masih Kurang 

Kemampuan Pembayaran Nasabah yang Masih Kurang

Penyebab KPR ditolak Bank BTN ketiga adalah calon nasabah memiliki kemampuan pembayaran yang rendah atau dibawah rata-rata. Kamu bisa mengatasi hal ini dengan 2 cara, pertama dengan memilih rumah KPR yang harganya lebih rendah atau memilih tenor pembayaran yang lebih panjang supaya cicilannya lebih kecil. 

Surat Keterangan Penghasilan/Slip Gaji dan Rekening Koran yang diminta oleh bank akan digunakan sebagai acuan untuk mengetahui pendapatan dan arus kas calon debitur. Kemudian, bank akan melakukan analisis apakah seluruh penghasilan yang dimiliki oleh debitur cukup membayar angsuran KPR atau tidak. 

Hal ini dilakukan untuk meminimalisir potensi gagal bayar dan kredit macet yang merugikan pihak bank. Acuannya setidaknya jumlah hutang debitur maksimal 30% atau 40% dari total penghasilannya (setiap bank punya acuan persentase yang berbeda) supaya tak mengganggu stabilitas keuangan. 

Kamu bisa melakukan analisis keuangan terlebih dahulu lalu menyesuaikannya dengan jenis KPR dan besaran pinjaman yang akan ditanggung. Misalnya, debitur dengan penghasilan Rp 5.000.000 bisa menanggung hutang maksimal Rp 1.500.000- Rp 2.000.000. Jenis rumah yang cocok diambil pada range tersebut adalah rumah KPR bersubsidi atau rumah dibawah angka Rp 200 juta. 

Baca Juga: 4 Tahap dalam Proses KPR Rumah yang Harus Dilalui

4. Kondisi Rumah KPR yang Tidak Sesuai Syarat 

Kondisi Rumah KPR yang Tidak Sesuai Syarat

Penyebab KPR ditolak Bank BTN terakhir yang akan kita bahas adalah kondisi rumah yang tidak sesuai standar bank. Bagaimanapun juga, SHM/HGB dari rumah yang di-KPR kan itulah yang akan dijadikan agunan oleh pihak bank. Jadi, bank akan melakukan survey dan appraisal untuk menentukan apakah rumah tersebut bisa dijadikan agunan atau tidak. 

Bank tentunya tak mau mengambil resiko dengan mengambil jaminan yang kondisinya tidak layak, terus mengalami penurunan harga, atau bahkan berada di daerah rawan bencana. Jadi, sebaiknya jangan memilih rumah KPR yang ada di lokasi rawan banjir/gempa/bencana lainnya, kondisinya sudah tidak layak huni atau banyak kerusakan, SHM-nya bermasalah, kondisi lahan bersengketa, dan sejenisnya karena kemungkinan ditolak oleh bank sangat tinggi. 

Sebagai solusi, cobalah memilih perumahan dari developer terpercaya yang sudah bekerja sama dengan Bank BTN supaya pengajuan KPR-mu lebih cepat diproses. 

Baca Juga: Persyaratan KPR Rumah untuk Berbagai Bank

 

Nah, itulah beberapa penyebab KPR ditolak oleh Bank BTN. Mulai dari nasabah punya credit score yang buruk, masuk dalam blacklist bank, tidak memenuhi persyaratan bank, berkas administrasi kurang, kemampuan pembayaran tidak sesuai standar, dan kondisi rumah yang di-KPR tidak memenuhi persyaratan. 

Sekian pembahasan kali ini, semoga bermanfaat ya! Jangan lupa kunjungi artikel lainnya dari Brighton Real Estate, hanya di Brighton News ya! 

Brighton, solusi untuk semua kebutuhan propertimu.

 

Topik

ListTagArticleByNews