Menu

KPR
FAQ
 
 
 

4 Tahap dalam Proses KPR Rumah yang Harus Dilalui

 
Pembiayaan Properti

Bagaimana proses kpr rumah? Ada serangkaian proses yang harus kamu lakukan ketika melakukan pengajuan kredit kepemilikan rumah atau KPR. Setelah kamu menemukan unit rumah idamanmu, mengajukan proses KPR ke pihak developer dan bank, berikut ini ada urutan proses selanjutnya yang berhubungan dengan KPR.

Butuh rumah yang bisa di KPR? Baik KPR konvensional ataupun KPR bersubsidi? Kamu mencari referensinya di Brighton! Brighton merupakan perusahaan agen properti yang menyediakan beragam listing rumah sesuai keinginanmu!

Baca Juga: Persyaratan KPR Rumah untuk Berbagai Bank

Lengkapi Dokumen Persyaratan yang Dibutuhkan

businesswoman watching woman sign paperwork - kredit rumah potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Setelah melakukan konsultasi pada pihak bank selanjutnya kamu harus melengkapi beberapa dokumen sebagai persyaratan pengajuan KPR. Dokumen tersebut antara lain:

  • Surat pernyataan & Surat permohonan

  • Kartu Identitas Penduduk (KTP) Calon Nasabah

  • Fotokopi KTP Suami/Istri (jika sudah menikah)

  • Fotokopi Kartu Keluarga

  • Fotokopi Buku Nikah (jika sudah menikah)

  • Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak Pribadi

  • Slip gaji (untuk karyawan) atau Surat Keterangan Penghasilan (untuk wiraswasta atau pekerja profesional).

  • Pas Foto terbaru

  • Jaminan, dalam hal ini berupa sertifikat rumah tersebut

  • Fotokopi rekening koran atau buku tabungan dalam beberapa bulan terakhir

  • Surat Keterangan Kerja (untuk karyawan) & Surat Keterangan Usaha untuk wiraswasta

  • Surat rekomendasi perusahaan, khusus karyawan. 

  • Dan beberapa jenis dokumen terkait.

Setelah dokumen tersebut lengkap, kamu harus membawa keseluruhan dokumen tersebut dan memberikannya kepada pihak. Pihak bank akan melakukan pengecekan kelengkapan dokumen dan kesesuaian data. Apabila ada persyaratan yang masih kurang, kamu harus melengkapinya sesegera mungkin agar pengajuan KPR-mu segera diproses.

Syarat untuk proses KPR rumah biasanya tidak jauh berbeda antar bank. Untuk lebih lanjutnya,kamu sbisa bertanya langsung pada bank yang kamu tunjuk.

Brighton merupakan salah satu perusahaan properti terbaik di Indonesia yang menawarkan ribuan unit properti siap huni. Jika kamu membutuhkan rumah & jenis properti lainnya yang bisa pakai opsi KPR, Brighton akan jadi referensi agen properti terbaik untukmu.

Baca Juga: Cara Over Kredit Rumah KPR Subsidi

Proses Analisa dan Appraisal oleh Bank

happy agen senior menggunakan komputer dengan pasangan muda di kantor. - kredit rumah potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Proses  KPR rumah yang selanjutnya adalah proses analisa dan appraisal yang dilakukan oleh bank. Pihak bank akan mengecek skor kredit calon nasabahnya, hal ini merupakan salah satu tahapan wajib untuk meminimalisir resiko terjadinya kredit macet di masa mendatang. Riwayat kredit macet seseorang sangat menentukan apakah mereka akan lolos tidak.

Calon nasabah yang memiliki skor kredit rendah, biasanya akan kesulitan mengajukan pinjaman baru apalagi pinjaman sejenis KPR yang tenornya panjang dan nominalnya besar. Jadi, sebelum mulai mengajukan KPR sebaiknya kamu cek skor kreditmu terlebih dahulu. Jika pernah ada riwayat kredit macet, usahakan namamu tidak lagi ada di daftar hitam.

Setelah lolos proses BI checking atau pengecekan riwayat kredit, tahapan selanjutnya pihak bank akan melakukan analisa pengajuan. Proses ini akan dilakukan oleh petugas bank khusus yang bertugas menganalisa pengajuan KPR baru. Untuk lamanya sendiri biasanya sampai 1 bulan, jadi kamu harus menunggu. Proses analisa ini mungkin akan membutuhkan biaya, beberapa bank mungkin akan membebankan biaya ini pada calon nasabahnya.

Proses analisa ini bisa meliputi verifikasi keabsahan dokumen dan kevalidan informasi yang diberikan seputar pengajuan KPR. Pihak bank mungkin akan melakukan crosscheck lagi seputar besaran gaji calon nasabah, biaya hidup yang dikeluarkan perbulan, lokasi tempat kerja atau usaha, lama kerja atau lama usaha, tanggungan/kredit lainnya, dan berbagai hal yang berhubungan dengan pengajuan kredit kepemilikan rumah.

Dalam proses KPR rumah satu ini, pihak bank biasanya akan melakukan survei atau kunjungan langsung ke unit properti yang ingin kamu beli. Hal ini bertujuan untuk melakukan penilaian atas harga properti (appraisal) yang tepat. Biasanya proses appraisal akan dilakukan oleh pihak ketiga yakni Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Namun, biasanya proses appraisal ini dilakukan khusus untuk calon nasabah yang ingin membeli rumah second.

Untuk rumah baru, proses appraisal biasanya sudah dilakukan ketika bank melakukan perjanjian kerjasama dengan pihak developer perumahan tersebut. Dalam hal ini, nasabah tentu saja tidak akan dikenai biaya appraisal lagi. Untukmu yang memilih KPR Syariah, kamu nantinya juga tidak akan dikenai dengan biaya appraisal.

Baca Juga: Syarat KPR Rumah untuk Karyawan

Proses Kalkulasi Penawaran

agen rumah menggunakan kalkulator untuk menghitung jangka waktu pinjaman setiap bulan untuk pelanggan. - kredit rumah potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Setelah proses analisa dan appraisal selesai dilakukan langkah selanjutnya adalah melakukan proses kalkulasi penawaran bank. Dalam hal ini calon nasabah harus melakukan kalkulasi atas penawaran kredit yang diberikan oleh pihak bank. Contohnya saja dari segi suku bunga, detail biaya KPR, tenor dan besaran angsuran setiap bulan, kebijakan dan ketentuan lain yang diterapkan oleh bank, dan sejenisnya.

Dalam proses ini kamu bisa menanyakan hal-hal penting terkait dengan proses KPR rumah kepada pihak bank. Jangan ragu bertanya seputar suku bunga di masa depan, biaya provisi, biaya administrasi, besaran biaya notaris, hal-hal lain yang berhubungan dengan biaya KPR.

Baca Juga: KPR Rumah Bandung: Pengertian, Jenis, Syarat, dan Simulasinya

Proses Persetujuan Kredit

wanita muda bertemu dengan agen real estat - kredit rumah potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Setelah bank selesai melakukan analisa dan kalkulasi harga, pihak bank akan memutuskan apakah pengajuan KPR calon nasabahnya dapat disetujui atau tidak. Jika disetujui selanjutnya pihak bank biasanya akan mengarahkanmu pada notaris yang direkomendasikan. Kamu bisa mengunjungi notaris tersebut untuk mempelajari dokumentasi, perjanjian kredit, hingga pengurusan dokumen-dokumen yang terkait dengan KPR dan sertifikat rumah yang akan kamu beli.

Pihak notaris akan membantumu untuk mengurus dokumen perjanjian kredit, membuat Akta Jual Beli, melakukan bea balik nama, melakukan pengecekan pajak sertifikat hingga membantu proses pengurusan hingga ke pemindahan kepemilikan sertifikat ke pemilik baru.

Baca Juga: Ini Dia Syarat KPR Rumah Second yang Harus Kamu Ketahui

4 Tahap dalam Proses KPR Rumah yang Harus Dilalui 63

Akad Kredit

agen real estat menjelaskan dokumen untuk pelanggan yang datang untuk menghubungi untuk membeli rumah, membeli atau menjual konsep real estat - kredit rumah potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Proses KPR rumah terakhir adalah akad kredit. Proses ini melibatkanmu sebagai calon nasabah peserta pasangan (apabila sudah menikah), pihak bank, penjual rumah (bisa berupa developer perumahan individu), dan notaris. Proses akad kredit ini biasanya dilakukan dihadapan notaris yang telah ditunjuk.

Ketika proses akad kredit dilaksanakan pihak penjual wajib menyerahkan dokumen asli terkait kepemilikan rumah yang dijual, dalam hal ini bisa berupa HGB atau SHM. Notaris biasanya akan meninjau kembali dokumen tersebut dihadapan para pihak yang terlibat. Jika sudah dipastikan benar, notaris akan memberikan Surat Tanda Terima Dokumen kepada penjual sebagai bukti bahwa bahwa penjual telah memberikan dokumen tersebut.

Dokumen kepemilikan atau sertifikat tersebut kemudian akan diproses oleh notaris dan diubah kepemilikannya atas nama nasabah (pembeli). Kemudian, sertifikat kepemilikan yang baru akan diberikan kepada pihak bank sebagai jaminan. Kamu akan mendapatkan sertifikat tersebut ketika cicilan telah lunas.

Pada saat akad kredit kamu akan menandatangani surat perjanjian dengan pihak bank, perjanjian ini bersifat mengikat. Terakhir adalah proses serah terima kunci rumah. Setelah kamu melakukan akad kredit, maka angsuran akan mulai berjalan sampai batas waktu pelunasan. Kamu pun sudah bisa menempati rumah yang kamu cicil. Proses KPR rumah selesai. 

Lama Waktu & Faktor yang Memengaruhi Proses KPR

Menurut data terbaru, waktu rata-rata untuk menyelesaikan proses pengajuan hingga pencairan KPR adalah sekitar 8 hingga 13 minggu, atau sekitar 2 hingga 3 bulan, tergantung bank, kelengkapan dokumen, dan kondisi properti.

Beberapa faktor yang mempengaruhi durasi proses antara lain:

  • Kelengkapan dan keakurasian dokumen yang diserahkan.
  • Riwayat kredit pemohon (catatan kredit buruk akan memakan waktu lebih lama).
  • Lokasi dan legalitas properti. Properti yang belum clear atau sulit diakses akan memperpanjang survei atau appraisal.
  • Kebijakan bank dan prosedur internalnya. Bank besar dengan banyak pengajuan mungkin membutuhkan waktu lebih panjang.

Tips Agar Proses KPR Berjalan Lancar

Untuk memperbesar peluang pengajuan Anda disetujui dan berjalan cepat, berikut beberapa tips praktis:

  • Mengumpulkan dokumen sejak awal dan membuat daftar ceklist agar tidak ada yang terlewat.
  • Pastikan penghasilan dan utang Anda dalam kondisi sehat. Hindari pengajuan saat memiliki utang besar atau kredit macet.
  • Bandingkan beberapa produk KPR untuk memilih yang paling sesuai dengan kondisi Anda.
  • Tanyakan semua biaya yang harus Anda tanggung (notaris, appraisal, administrasi) agar tidak ada kejutan di kemudian hari.
  • Persiapkan dana tambahan untuk uang muka (DP) dan biaya awal. Meskipun KPR memungkinkan cicilan panjang, uang muka biasanya tetap diperlukan.

Butuh rekomendasi hunian baru? Brighton tempatnya! Brighton adalah perusahaan agen properti yang memiliki beragam listing hunian terbaik yang bisa kamu beli.

Baca Juga: 7 Cara Beli Rumah KPR

Sekian informasi yang dapat brighton berikan. Ikuti terus artikel lainnya, semoga bermanfaat.

 

Topik

ListTagArticleByNews