Menu

KPR
FAQ
 
 
 

Penjual Rumah Disebut Apa? Kenali Agen, Broker, & Makelar

 
Agen Properti

Dalam dunia properti, banyak sekali istilah yang mungkin terdengar asing di telinga orang awam. Salah satu pertanyaan paling mendasar yang sering muncul, terutama bagi mereka yang baru pertama kali akan bertransaksi, adalah "profesional perantara penjual rumah disebut apa?". Anda mungkin pernah mendengar istilah agen properti, broker, atau bahkan makelar dan calo. Sekilas, semua sebutan itu merujuk pada pihak yang membantu menjualkan properti.

Namun, tahukah Anda bahwa di balik sebutan-sebutan tersebut terdapat perbedaan yang sangat signifikan? Perbedaan ini menyangkut legalitas, profesionalisme, lingkup kerja, hingga sistem komisi yang berlaku. Memahami perbedaan ini adalah kunci untuk memastikan transaksi jual beli rumah Anda berjalan aman, lancar, dan menguntungkan. Artikel ini akan mengupas tuntas setiap istilah, perannya, serta kelebihan dan kekurangannya masing-masing agar Anda tidak salah pilih.

Jawaban Utama: Penjual Rumah Disebut Apa?

Secara harfiah, penjual rumah tentu saja adalah **Pemilik Properti** itu sendiri. Namun, dalam konteks transaksi yang dibantu oleh pihak ketiga, istilah yang digunakan menjadi lebih beragam. Pihak perantara atau profesional pemasaran inilah yang seringkali menjadi sumber kebingungan.

Secara umum, pihak ketiga yang membantu memasarkan dan menjual rumah dapat dikategorikan menjadi tiga kelompok utama:

  1. Agen Properti (Property Agent)

  2. Broker Properti (Property Broker)

  3. Makelar atau Calo (Informal Broker)

Ketiga istilah ini, meskipun sering digunakan secara bergantian dalam percakapan sehari-hari, memiliki makna dan konsekuensi yang sangat berbeda dalam praktiknya. Mari kita bedah satu per satu.

1. Agen Properti: Profesional di Bawah Naungan Perusahaan

Ini adalah istilah yang paling tepat untuk seorang profesional di bidang pemasaran properti. Seorang agen properti tidak bekerja sendirian. Mereka adalah tenaga pemasar profesional yang bernaung di bawah sebuah perusahaan pialang properti yang berbadan hukum, seperti Brighton Real Estate misalnya.

Ciri-ciri Utama Agen Properti Profesional:

  • Berbadan Hukum: Agen bekerja untuk sebuah kantor atau perusahaan yang memiliki legalitas jelas (PT atau CV), terdaftar, dan memiliki izin usaha (SIU-P4).

  • Tersertifikasi dan Terlatih: Agen profesional biasanya dibekali dengan pelatihan rutin dan banyak di antaranya yang memiliki sertifikasi kompetensi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

  • Terikat Kode Etik: Mereka bekerja berdasarkan kode etik profesi yang ditetapkan oleh asosiasi seperti Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI). Ini menjamin standar pelayanan dan integritas.

  • Perjanjian Tertulis yang Jelas: Setiap kerja sama antara pemilik properti dan agen akan dituangkan dalam sebuah perjanjian tertulis (Listing Agreement) yang mengatur hak dan kewajiban kedua belah pihak, termasuk besaran komisi.

  • Sistem Komisi Resmi: Komisi agen properti diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 51/2017, yaitu sekitar 2% hingga 5% dari nilai transaksi, tergantung kesepakatan.

Keuntungan Menggunakan Agen Properti:

Menggunakan jasa agen properti profesional memberikan tingkat keamanan dan efektivitas tertinggi. Jaringan pemasaran mereka sangat luas (mencakup portal online, media sosial, dan jaringan antar-agen), mereka ahli dalam negosiasi, dan akan membantu mengurus berbagai dokumen hingga proses di notaris. Keamanan transaksi Anda lebih terjamin karena ada perusahaan yang menaunginya.

2. Broker Properti: Pemilik atau Pimpinan Kantor Agen

Istilah 'broker' seringkali dianggap sama persis dengan 'agen'. Dalam konteks percakapan di Indonesia, hal ini bisa dimaklumi. Namun, secara teknis dan hierarki, ada sedikit perbedaan. Jika pertanyaan "penjual rumah disebut apa?" ingin dijawab dengan sangat akurat, maka broker memiliki peran yang lebih tinggi.

Peran dan Definisi Broker Properti:

Seorang Broker Properti adalah individu yang memiliki lisensi untuk memiliki dan mengoperasikan kantor/perusahaan pialang propertinya sendiri. Para agen properti bekerja untuk atau di bawah seorang broker. Jadi, bisa dikatakan bahwa semua broker bisa bertindak sebagai agen, tetapi tidak semua agen adalah broker.

  • Kualifikasi Lebih Tinggi: Untuk menjadi broker, seseorang harus memiliki pengalaman, pengetahuan, dan sertifikasi yang lebih tinggi dibandingkan agen.

  • Bertanggung Jawab Penuh: Broker bertanggung jawab atas semua transaksi yang dilakukan oleh agen-agen yang bekerja di perusahaannya. Mereka adalah penanggung jawab utama secara hukum.

  • Fokus pada Manajemen: Meskipun bisa menangani klien secara langsung, peran utama broker seringkali lebih ke arah manajemen, pelatihan agen, dan memastikan kepatuhan hukum perusahaan.

Bagi Anda sebagai klien, Anda mungkin akan lebih sering berinteraksi dengan agen. Namun, mengetahui bahwa agen Anda bekerja di bawah naungan broker dan perusahaan yang kredibel memberikan lapisan keamanan tambahan.

Penjual Rumah Disebut Apa? Kenali Agen, Broker, & Makelar 63

3. Makelar / Calo: Perantara Tradisional dan Independen

Inilah kategori yang paling berbeda. Makelar adalah perantara jual beli yang bekerja secara perorangan (independen) dan tidak terikat pada perusahaan atau aturan formal apa pun. Praktik ini sudah ada sejak lama dan mengandalkan jaringan personal.

Ciri-ciri Utama Makelar:

  • Tidak Berbadan Hukum: Mereka adalah individu yang bekerja atas nama pribadi.

  • Tanpa Lisensi atau Sertifikasi: Profesionalisme mereka tidak diukur oleh standar formal apa pun, melainkan berdasarkan pengalaman dan reputasi personal.

  • Tidak Ada Perjanjian Tertulis: Kesepakatan kerja sama biasanya hanya bersifat lisan dan berdasarkan kepercayaan.

  • Sistem Komisi Tidak Standar: Komisi makelar sangat bervariasi. Seringkali mereka tidak mengambil persentase, melainkan menaikkan harga jual properti (mark-up) untuk mendapatkan keuntungan. Cara ini bisa merugikan penjual karena harga menjadi tidak kompetitif, atau merugikan pembeli karena membayar lebih mahal.

  • Jaringan Terbatas: Pemasaran biasanya hanya dari mulut ke mulut atau dalam lingkup komunitas yang terbatas.

  • Minim Tanggung Jawab Hukum: Jika terjadi masalah dalam transaksi, akan sulit untuk meminta pertanggungjawaban karena tidak ada entitas hukum yang menaunginya.

Tabel Perbandingan: Agen Properti Profesional vs. Makelar

Untuk mempermudah pemahaman tentang jawaban dari pertanyaan "penjual rumah disebut apa dan apa bedanya?", berikut adalah tabel perbandingannya:

Aspek

Agen Properti (Profesional)

Makelar (Tradisional)

Legalitas

Di bawah perusahaan berbadan hukum (PT/CV).

Perorangan/Individu.

Sertifikasi

Memiliki sertifikasi profesi dan pelatihan rutin.

Tidak ada standar sertifikasi formal.

Sistem Komisi

Persentase resmi (2-5%) dari nilai transaksi.

Tidak standar, bisa berupa "mark-up" harga atau fee informal.

Perjanjian

Menggunakan perjanjian kerjasama tertulis (Listing Agreement).

Umumnya lisan dan berdasarkan kepercayaan.

Jaringan Pemasaran

Sangat luas (portal online, database, jaringan antar-agen).

Terbatas pada jaringan personal (dari mulut ke mulut).

Tanggung Jawab

Tinggi, karena terikat pada perusahaan dan kode etik.

Rendah, hanya sebatas tanggung jawab personal.

Kesimpulan: Pilihlah Mitra yang Tepat

Jadi, ketika pertanyaan "penjual rumah disebut apa?" muncul, jawaban yang paling aman dan profesional adalah **Agen Properti**. Memilih agen properti dari kantor yang bereputasi baik seperti Brighton adalah sebuah investasi untuk keamanan dan kelancaran transaksi Anda. Meskipun Anda harus membayar komisi resmi, nilai yang Anda dapatkan—mulai dari pemasaran yang efektif, harga jual yang optimal, negosiasi ahli, hingga jaminan keamanan legal—jauh lebih besar daripada risikonya.

Sementara itu, menggunakan jasa makelar mungkin terlihat lebih 'simpel' atau 'murah' di awal, namun risikonya jauh lebih besar. Kurangnya transparansi harga dan ketiadaan payung hukum bisa berujung pada kerugian finansial dan masalah di kemudian hari. Dalam transaksi sebesar jual beli rumah, jangan pernah mengorbankan keamanan demi sedikit penghematan.

Butuh Bantuan Profesional untuk Menjual Properti Anda?

Tim agen profesional di Brighton Real Estate siap membantu Anda di setiap langkah. Dengan jaringan luas dan layanan terstandar, properti Anda akan terjual dengan harga terbaik secara aman dan efisien.

Baca artikel informatif lainnya seputar dunia properti di Brighton Articles atau hubungi kami untuk mulai memasarkan properti Anda melalui halaman properti dijual kami sekarang juga!

 

Topik

ListTagArticleByNews