Menu

KPR
FAQ
 
 
 

Lem Wallpaper Dinding: 4 Tips Memilihnya dan Merk Rekomendasinya

 
Rumah

Bosan dengan tampilan dinding rumahmu yang tampak polosan dan kurang menarik? Ada berbagai cara yang bisa kamu coba untuk mendekorasi ulang dinding mu, salah satunya adalah menggunakan wallpaper dinding. Selain memiliki harga yang terjangkau, wallpaper dinding juga bisa kamu pasang sendiri tanpa memerlukan bantuan tukang.

Saat ini opsi mendekor rumah menggunakan wallpaper dinding juga semakin banyak diminati oleh masyarakat di Indonesia. Terlebih ada beragam variasi model dan warna wallpaper dinding yang bisa kamu pilih. Setiap wallpaper dinding biasanya sudah dilengkapi dengan perekat khusus, supaya wallpaper tersebut makin melekat kuat di dinding kamu disarankan untuk menggunakan lem wallpaper dinding khusus. 

Nah, dalam pembahasan kali ini Brighton akan merekomendasikan beberapa merk lem wallpaper dinding terbaik beserta tips untuk memilihnya. Yuk simak pembahasannya di bawah ini!

Baca Juga: Harga Batu Alam Dinding Terbaru!

4 Tips Memilih Lem Wallpaper Dinding

lem botol pada putih - lem  potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Ternyata kamu nggak bisa lho sembarangan memilih lem wallpaper untuk dinding, salah-salah lem tersebut justru tidak tahan lama alhasil wallpapermu akan mudah mengelupas di kemudian hari. Berikut ini ada beberapa cara memilih lem wallpaper dinding terbaik yang harus kamu perhatikan:

1. Pilih Berdasarkan Tipenya

Secara umum, kamu bisa menemukan dua tipe lem wallpaper di pasaran. Pertama lem yang berbentuk bubuk dan yang kedua berbentuk pasta. Untuk lem bubuk biasanya berbentuk bubuk berwarna putih, kamu tidak bisa langsung menggunakannya sebagai perekat. Kamu harus mencampurkan lem tersebut dengan air terlebih dahulu sesuai dengan takaran yang dianjurkan.

Nah, untuk tipe bubuk ini dibagi menjadi dua jenis lagi yakni cold water paste dan extra strong paste. Cold water paste merupakan lem bubuk yang terbuat dari tepung dan bisa dicampurkan dengan air sesuai dengan kadarnya. Keunggulan lem ini adalah tidak mudah mengering jadi kamu tidak perlu buru-buru.

Buat kamu yang memerlukan lem dengan daya rekat yang lebih kuat maka extra strong paste akan jadi pilihan yang tepat. Lem ini berbasis vinyl sehingga bisa merekat kuat di dinding, sayangnya lem ini lebih cepat mengering.

Untuk lem wallpaper dinding yang berbentuk pasta bisa langsung kamu gunakan tanpa perlu mencampurkannya dengan air lagi. Biasanya lem pasta ini lebih banyak digunakan karena lebih praktis, terutama untuk kamu yang ingin memasang wallpaper dinding di area rumah yang tidak terlalu luas.

Baca Juga: Beragam Rekomendasi Warna Cat Ruang Tamu yang Sejuk

2. Pilih Berdasarkan Jenis Wallpapernya

Cara memilih lem wallpaper dinding yang kedua adalah memilihnya berdasarkan jenis wallpaper yang akan ditempelkan di tembok. Misalnya saja untuk wallpaper yang ringan atau tipis kamu lebih disarankan untuk menggunakan lem standar yang berbahan organik. Lem berbahan organik ini terbuat dari tepung atau serat selulosa mampu merekatkan wallpaper yang terbuat dari kertas dengan sangat baik.

Nah, untuk wallpaper yang berat dan tebal kamu perlu lem dengan kandungan perekat khusus supaya wallpaper tersebut bisa menempel kuat dan tidak mudah lepas. Untuk rekomendasinya ada lem yang mengandung resin sintetis untuk wallpaper jenis kayu. Sementara untuk wallpaper vinyl, PVC serta HPL kamu lebih disarankan untuk menggunakan lem dengan bahan dasar ethylene vinyl acetate.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Warna Cat Ruang Tamu agar Terlihat Lebih Luas

3. Pilih Berdasarkan Tipe Dindingnya

Selain memilih lem wallpaper dinding berdasarkan bentuk dan juga karakteristik wallpaper itu sendiri, kamu juga harus memilih lem tersebut berdasarkan material dindingnya. Hal ini sangat penting untuk memastikan bahwa lem tersebut bisa merekatkan wallpaper dengan baik pada permukaan dinding.

Yang punya dinding berbahan kayu, gunakan lem yang punya tekstur lebih kental dan lengket. Contohnya saja adalah lem polyvinyl acetate (Lem PVA/PVAc) yang dikenal punya daya rekat yang kuat pada permukaan kayu. Untuk dinding tembok atau semen dan dinding keramik, coba gunakan lem yang berbasis air.  Lem ini biasanya memiliki sekitar 20% campuran dispersion adhesive yang cocok untuk dinding keramik. Lem ini juga lebih encer dan tidak terlalu cepat kering.

Baca Juga: Rekomendasi Cat Ruang Tamu Minimalis 2 Warna, Bikin Betah dan Nyaman

4. Cek Kelebihan yang Dimiliki oleh Lem Tersebut

Tips terakhir adalah mempertimbangkan kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh setiap jenis lem, mulai dari kandungan hingga kemasan. Kalau bisa pilihlah lem wallpaper dinding yang antibakteri, antijamur, anti lumut, dan tidak berbau. Sementara itu untuk kemasannya sendiri ada lem dengan kemasan pouch dengan ukuran yang beragam dan ada juga lem dengan lebih besar, kamu bisa membelinya sesuai dengan kebutuhan penggunaan.

Butuh rekomendasi hunian di lokasi yang strategis? Yuk, kunjungi website resmi agen properti Brighton, agen terpercaya di Indonesia!

Baca Juga: 15 Inspirasi Warna Cat Ruang Tamu Cream

Lem Wallpaper Dinding: 4 Tips Memilihnya dan Merk Rekomendasinya 63

4 Rekomendasi Lem Wallpaper Dinding Terbaik yang Bisa Kamu Coba

tangan pekerja menempelkan wallpaper di dinding, dekorasi rumah sendiri, salin ruang. - lem dinding potret stok, foto, & gambar bebas royalti

1. Fox Lem Putih PVAC

Nah, untuk rekomendasi pertama kamu bisa membeli lem dengan merk Fox, harga lem ini juga cukup terjangkau mulai dari 9,5 ribu rupiah saja per pcs nya. Lem ini juga cukup serbaguna karena kamu bisa menggunakannya untuk menempelkan beragam jenis wallpaper, dari wallpaper kertas hingga wallpaper kayu. Lem ini memiliki daya rekat yang cukup bagus dan recommended. Bentuknya pasta jadi lebih praktis untuk digunakan.

Baca Juga: 11 Rekomendasi Cat Rumah Minimalis Tampak Depan Warna Cerah

2. Wallpacadhesive for Wallpaper

Lem walpaper dinding ini satu ini berbentuk bubuk, kamu perlu mencampurkannya dengan air dingin atau air panas terlebih dahulu sebelum mulai menggunakannya. Untuk harganya sendiri mulai dari Rp22.000 saja per pcs-nya. Lem ini juga cukup serbaguna karena dapat digunakan untuk menempelkan beragam jenis wallpaper mulai dari tipe ringan hingga berat sekalipun. Lem ini diproduksi dengan teknologi modern Jerman sehingga memiliki daya tahan yang bagus.

3. Bio Industri Omnipersenlem Eva Phaethon

Merupakan lem putih yang memiliki bahan dasar ethylene vinyl acetate sehingga daya rekatnya sangatlah kuat. Lem wallpaper dinding ini juga sangat cocok untuk merekatkan dua material dengan bahan yang berbeda. Nah untuk kemasannya sendiri adalah bucket, cocok untukmu yang membutuhkan lem dalam jumlah banyak untuk ruangan dengan ukuran yang luas. Oh ya, lem ini juga sangat cepat kering lho jadi kamu harus cermat ketika sedang memasang wallpaper. Untuk harganya mulai dari Rp 245.000 saja per bucketnya.

4. Cronawallpaper Adhesive

Kebanyakan lem wallpaper dinding akan mengeluarkan bau yang menyengat dan menusuk hidung sehingga membuat kamu merasa tidak nyaman, apalagi jika kamu punya balita atau anak-anak di rumah. Nah untuk rekomendasi lem terbaik yang tidak berbau bau tajam sehingga lebih aman adalah cronawallpaper Adhesive.  Lem ini juga dilengkapi dengan formula anti jamur dan antibakteri lho. Sayangnya, merk lem ini kurang efektif jika digunakan untuk menempel wallpaper dengan karakteristik bahan yang berat dan tebal.

 

Itulah beberapa pembahasan seputar tips memilih lem wallpaper dinding dan rekomendasi mereknya yang bisa kamu jadikan referensi. Ingin baca artikel lainnya dari Brighton? Yuk, kunjungi laman resmi kami di Brighton News, kami tunggu kunjunganmu ya!

 

Topik

ListTagArticleByNews