Menu

KPR
FAQ
 
 
 

Ciri Rumah Sehat, Cek Cirinya Dibawah Ini

 
Rumah

 

Setiap orang pasti membutuhkan rumah yang sehat, rumah yang sehat tak hanya enak dipandang melainkan juga sesuai dengan standar kesehatan hunian. Saat tinggal di rumah yang sehat, seluruh penghuni rumah juga akan lebih sehat dan tidak gampang sakit. Ciri rumah sehat adalah rumah yang ada di lingkungan bersih, memiliki ventilasi dan pencahayaan yang baik, dan sejenisnya. Yuk, simak pembahasan lebih lanjutnya bersama Brighton Real Estate!

Baca Juga: Rumah Sehat Tren Properti Saat Pandemi, Ini Tipsnya!

Berada di Lingkungan yang BersihBerada di Lingkungan yang Bersih

Dalam hal ini, nilai dan letak rumah jadi salah satu faktor utama yang menentukan kondisi lingkungan. Contoh dari lingkungan rumah yang kurang sehat adalah rumah yang dibangun di pinggir bantaran sungai langsung atau rumah di kolong jembatan yang kurang layak huni dan bahkan ilegal. Tempat-tempat ini bukanlah tempat yang baik untuk membangun rumah karena punya lingkungan kurang sehat yang bisa mempengaruhi kenyamanan dan kesehatan para penghuninya. 

Rumah yang sehat adalah rumah yang ada di lingkungan yang terbuka dan bebas dari polusi. Di perkotaan, kamu bisa membeli cluster perumahan yang masih rindang atau kamu juga mempertimbangan membeli rumah di pedesaan atau perbukitan yang masih asri. 

Bebas PolusiBebas Polusi

Ciri rumah sehat kedua adalah bebas dari polusi. Polusi yang dimaksud disini tidak hanya berupa polusi udara saja lho, melainkan juga mencakup polusi air dan suara. Berdasarkan standar Kementerian Kesehatan mengenai rumah sehat yang tertuang dalam keputusan nomor 829/Menkes/SK/VII/1999, standar kualitas udara untuk rumah sehat adalah sebagai berikut: 

  • Suhu udara ada di rentang 18°C - 30°C, nyaman dan sejuk. 

  • Air Exchange Rate atau rasio pertukaran udaranya adalah 5 kaki kubik per menit per penghuni

  • Kelembaban udara ada di persentase 40% - 70%

  • Konsentrasi Gas CO tidak lebih dari 100 ppm per 8 jam

  • Konsentrasi Gas SO2 tidak lebih dari 0,10 ppm/24 jam

  • Konsentrasi Gas Formaldehida tidak lebih dari 120 mg/m3

Ciri rumah sehat tidak boleh dibangun di dekat pabrik atau industri yang berpotensi menyebabkan masalah kesehatan, jadi harus ada jarak minimal dalam radius tertentu. Jika rumahmu berada dekat dengan sumber polusi udara misalnya dekat jalan raya, kamu bisa mengakalinya dengan membangun tembok tinggi atau pohon-pohon di halaman rumah. 

Untuk menghindari pencemaran air, pastikan rumahmu tidak berada dekat dengan pinggir kali utamanya di wilayah perkotaan. Untuk menghindari sumber polusi suara seperti bising kendaraan jalan raya, kamu juga bisa menanam banyak pohon di halaman. Selain itu, pastikan rumahmu punya jarak yang jauh dari industri yang menghasilkan suara bising seperti bengkel, penggergajian kayu, atau selepan beras (penggilingan gabah jadi beras). 

Baca Juga: 10 Desain Rumah Kos-Kosan yang Sehat

Memiliki Ventilasi Udara yang BaikMemiliki Ventilasi Udara yang Baik 

Dalam Keputusan Kementerian Kesehatan tersebut, ciri rumah sehat lainnya adalah memiliki ventilasi udara yang baik. Jumlah dan kualitas ventilasi udara bisa mempengaruhi kualitas udara dalam rumah. Jadi, saat membangun rumah jangan lupa untuk memberikan ventilasinya ya. Peletakan ventilasi seperti jendela, pintu, atau lubang-lubang udara ini juga tidak boleh dilakukan sembarangan melainkan harus sesuai dengan ketentuan tertentu. Setidaknya kamu butuh 100% ventilasi alami permanen dari luas lantai agar sirkulasi udara dalam ruangan bisa menyebar dengan lebih baik. 

Rumah sehat harus memiliki jendela yang cukup besar dan dapat dibuka, sehingga memungkinkan aliran udara segar masuk dan menggantikan udara di dalam rumah. Adanya ventilasi akan membantu mengurangi kelembaban, bau tidak sedap, bahkan polutan dalam ruangan. Selain jendela sebagai ventilasi utama, kamu juga bisa menggunakan exhaust fan di dapur dan kamar mandi lho. 

Butuh rumah sehat? Cek rekomendasi listingnya di Brighton sekarang juga ya! 

Baca Juga: Rumah di BSD, Keindahan dan Kenyamanan di Kawasan Modern

Memiliki Pencahayaan Alami dan Buatan yang OkeMemiliki Pencahayaan Alami dan Buatan yang Oke

Ciri rumah sehat juga harus didukung oleh pencahayaan yang baik, entah itu pencahayaan alami dari sinar matahari yang memasuki ruangan ataupun pencahayaan buatan dari sinar lampu. Untuk mengoptimalkan pencahayaan alami, kamu bisa membuat jendela tembus cahaya atau menggunakan dinding partisi kaca pada salah satu bagian luar rumah. Oh iya, cahaya alami ini dinilai mampu membantu mengatur ritme sirkadian tubuh, meningkatkan mood, dan mengurangi risiko depresi lho!

Untuk pencahayaan di malam hari, gunakan lampu di setiap ruangan. Lampu ini harus punya intensitas pencahayaan minimal sebesar 60 lux. Jumlah cahaya ini tidak terlalu silau ataupun terlalu redup agar lebih nyaman. 

Ciri Rumah Sehat, Cek Cirinya Dibawah Ini 63

Terbuat Material Bangunan yang Aman dan Ramah LingkunganTerbuat Material Bangunan yang Aman dan Ramah Lingkungan

Ciri rumah sehat selanjutnya adalah terbuat dari material aman dan bebas dari bahan kimia berbahaya seperti asbes, formaldehida, atau VOC (Volatile Organic Compounds). Kamu bisa menggunakan kayu, batu bata, hebel, batako, besi, stainless steel, baja, dan material-material bangunan yang terbukti aman bagi kesehatan. Penggunaan material yang aman mampu mengurangi risiko alergi dan penyakit pernapasan. 

Berdasarkan keputusan Kementerian Kesehatan diatas, dalam rumah kadar asbes bebas tidak boleh lebih dari 0.5 fiber/m3 per 4 jam, debu total tidak lebih dari 150 µg m3, dan kadar timah hitam tidak lebih dari 300 mg/kg. 

Baca Juga: Perumahan Subsidi Jakarta, Menelusuri Aspek Penting dan Inovasi Terkini

Memiliki Pasokan Air BersihMemiliki Pasokan Air Bersih

Ciri rumah sehat lainnya adalah memiliki pasokan air bersih, kehidupan manusia sehari-hari memang tak bisa dipisahkan dari air. Berdasarkan aturan Kemenkes, setiap rumah harus punya kuantitas air sesuai dengan jumlah penghuni dan pastinya air tersebut harus bersih. Setidaknya setiap rumah harus punya sarana air bersih minimal 60 liter per hari per orang. 

Pemilihan Komponen dalam Rumah Harus PasPemilihan Komponen dalam Rumah Harus Pas 

Bagian lantainya harus kedap air dan mudah dibersihkan. Dinding di ruang tidur dan ruang tamu harus punya ventilasi agar sirkulasi udara berjalan dengan baik. Ciri rumah bersih lainnya dari segi dinding kamar mandi dan tempat mencuci adalah kedap air serta gampang dibersihkan. Langit-langit rumah harus kuat, tidak mudah ambrol, serta memudahkan penghuni untuk membersihkannya. Ruangan harus dibagi sesuai dengan fungsi dan kapasitas sesuai kebutuhan, dan dapur harus punya saluran pembuangan asap. 

Perhatikan juga kepadatan hunian, makin banyak jumlah penghuninya maka makin besar rumah yang diperlukan. Untuk ruang tidur dengan ukuran 8 m2 tidak dianjurkan dihuni oleh lebih dari 2 orang, kecuali anak dibawah 5 tahun. 

Ciri Rumah Bersih LainnyaCiri Rumah Bersih Lainnya 

  • Memiliki tempat penyimpanan makanan yang aman, bebas bakteri dan kuman serta serangga. 

  • Punya sistem pengelolaan limbah rumah tangga yang baik. Limbah padat tidak boleh mencemari tanah di sekitar rumah, limbah cair tak boleh menimbulkan bau dan mencemari tanah. 

  • Tidak ada binatang dengan penyakit menular seperti kecoa dan tikus. 

  • Memiliki sistem sanitasi dan drainase yang baik. 

  • Sering dibersihkan dan dirawat. 

  • Punya ruang terbuka hijau di area sekitar. 

Baca Juga: 5 Rekomendasi Desain Rumah Sederhana 3 Kamar di Kampung

Sekian pembahasan mengenai ciri rumah bersih, simak artikel menarik lainnya dari Brighton hanya di Brighton News ya! Jika ingin mendaftar menjadi agen properti dan mencari agen yang berkualitas, klik Registrasi Agen dan dapatkan manfaatnya!

 

Topik

ListTagArticleByNews