Menu

KPR
FAQ
 
 
 

Apa Kabar Bisnis Properti di Tengah Pandemi

 

Penulis: Erlinda Haryanto 

Tak dapat dipungkiri, pandemi COVID-19 berimbas signifikan kepada perekonomian Indonesia. Mulai dari bisnis kuliner, fashion, agen travel, wedding organizer dan lain sebagainya bahkan banyak yang sampai harus gulung tikar. Lalu, bagaimana dengan bisnis properti?

Nasib Bisnis Properti
Menurut Hendro S. Gondokusumo, selaku Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Properti, selama pandemi properti memang terdampak dan mengalami penurunan. Namun bisnis ini tetap menjadi penggerak ekonomi yang penting sehingga pemerintah juga tidak tinggal diam, ada kebijakan pembebasan PPN yang digunakan pemerintah sebagai salah satu strategi agar bisnis properti tetap hidup. Program ini dapat dinikmati para pembeli properti hingga akhir tahun 2021.

Selain itu, Paulus Totok Lusida, Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) mengatakan bahwa adanya tren dalam kenaikan penjualan properti level menengah. Fenomena ini membuat sektor properti tetap tumbuh secara nasional sekitar 1.56% secara nasional. Lalu, jika banyak yang menjual, bagaimana dengan calon pembeli atau para potential buyer?

Pertama, terkait dengan kebijakan untuk #dirumahaja dan Work From Home (WFH), lingkungan rumah yang nyaman dan memadai menjadi sebuah prioritas utama saat ini. Orang yang memiliki kemampuan upgrade rumah atau membeli rumah baru akan mencari hunian terbaik untuk mendukung kehidupan mereka sehari-hari.

Selain itu, kebijakan ini juga membuat budget travelling beralih fungsi menjadi uang muka (DP) yang dibayarkan untuk membeli rumah pertama (untuk para millennial) atau properti tambahan untuk para investor. Oia, moment ini juga menjadi kesempatan emas bagi para investor properti karena mereka akan menemukan banyak properti dijual dengan harga yang di koreksi.

Tak hanya itu, pengembang atau developer dan bank juga sedang gencar dalam memberikan aneka promo menarik untuk para pembeli properti. Tidak hanya dari segi harga, tetapi juga cara bayar seperti DP yang bisa dicicil dan suku bunga bank yang murah.

Dengan nasib properti Indonesia yang masih ramai dengan supply dan demand seperti ini menjadikan bisnis properti tetap menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan dan menguntungkan.

Baca juga: Beli Rumah Saat Pandemi, Untung atau Rugi?

Tetap Beradaptasi Selama Pandemi
Meski begitu, sebagai pengusaha properti akan ada strategi-strategi khusus yang harus dilakukan untuk mendatangkan pembeli. Akan sangat sulit dan memakan modal besar untuk Anda lakukan sendiri (personal), Brighton siap mengajak Anda untuk berkolaborasi!

Brighton Real Estate selalu berinovasi dalam mendorong kesuksesan pengusaha properti yang bekerjasama dengan kami agar bisa tetap closing meski di tengah pandemi.

Teknologi yang advance, mulai dari website dan aplikasi, iklan online berbayar Brighton, coaching dan training melalui kelas online, hingga kekuatan 1 jaringan Brighton dengan lebih dari 3000 properti agen yang tersebar di 20 kota besar Indonesia siap bantu Anda #ClosingLebihCepat.

Untuk bergabung dengan Brighton dan memulai bisnis properti versimu juga tidak perlu menggunakan modal besar, bahkan tidak sampai satu juta rupiah lho. Padahal peluang cuan puluhan hingga ratusan juta rupiah. Yuk join sekarang dan buat #MimpiJadiNyata versimu!

Stay connected with us!
WhatsApps Brigita Care wa.me/628113009817
Instagram: @brighton.realestate
YouTube: Brighton Real Estate
TikTok: @mimpijadinyata

 

Topik

ListTagArticleByNews