
Ukuran Kayu Balok: Pengertian, Tips Memilih Kayu Balok dan Kelebihannya
Penulis: Nurin
Kayu yang bentuknya log akan diolah kembali menjadi berbagai jenis produk siap pakai. Mulai dari lembaran kayu, papan kayu, balok kayu, dan lain sebagainya. Setiap produk tersebut memiliki spesifikasi ukuran yang berbeda-beda lho, termasuk kayu balok.
Kayu balok adalah jenis kayu yang berbentuk balok sehingga lebih besar dan berat, kayu ini juga punya penampang melintang yang lebih besar dibandingkan dengan kayu papan biasa. Balok kerap digunakan untuk struktur utama bangunan yang membutuhkan daya tahan dan kekuatan yang besar. Sifat kayu ini kokoh dan tahan lama, tidak mudah patah.
Kegunaan utama kayu balok adalah untuk membentuk kerangka utama bangunan, seperti balok atap, balok lantai, dan rangka dinding. Kayu balok juga digunakan dalam proyek-proyek konstruksi skala besar seperti jembatan dan jalan raya. Lalu, berapa ukuran kayu balok? Simak pembahasan lebih lanjutnya dibawah ini ya!
Baca Juga: Harga Kayu Reng Terbaru Berdasarkan Jenis Kayunya
Ukuran Kayu Balok
Berdasarkan SNI 03-2445-1991, kayu untuk bangunan adalah kayu olahan yang dibuat dengan mengkonversikan kayu log (utuh/gelondongan) jadi kayu balok atau bentuk lainnya sesuai tujuan penggunaan. Berdasarkan SNI 03-3527-1994 mengenai Mutu dan Ukuran Kayu Bangunan, Kayu Balok adalah kayu dengan penampang lintang berbentuk siku-siku (segi empat).
Ukuran kayu balok ini bervariasi, ada yang diameter penampang lintangnya besar dan ada juga yang kecil sesuai penggunaan. Setiap bagian dari struktur rumah punya spesifikasi ukuran masing-masing, jadi proses pemilihan ukuran ini sangat penting. Jangan sampai kamu salah memilih ukuran kayu ya.
Variasi Umum Ukuran Kayu Balok
-
6 cm x 8 cm: untuk balok antara tiang-tiang balok, balok langit-langit
-
6 cm x 10 cm: dapat digunakan untuk balok atas tembok, balok langit-langit
-
6 cm x 12 cm: dapat digunakan untuk balok atas tembok, balok ikatan, untuk balok antara tiang-tiang balok, balok langit-langit
-
6 cm x 13 cm
-
6 cm x 15 cm: dapat digunakan untuk balok atas tembok, balok ikatan, untuk balok antara tiang-tiang balok
-
6 cm x 18 cm
-
6 cm x 20 cm
-
6 cm x 22 cm
-
6 cm x 25 cm
-
8 cm x 8 cm: balok kayu untuk kuda-kuda, rangka tiang balok,
-
8 cm x 10 cm: balok kayu untuk kuda-kuda, rangka tiang balok,
-
8 cm x 12 cm: dapat digunakan untuk balok atas tembok, balok kayu untuk kuda-kuda, rangka tiang balok, untuk balok antara tiang-tiang balok, balok langit-langit
-
8 cm x 15 cm: dapat digunakan untuk balok atas tembok, balok langit-langit
-
8 cm x 18 cm: balok langit-langit
-
8 cm x 20 cm
-
8 cm x 22 cm
-
8 cm x 25 cm
-
10 cm x 10 cm: balok kayu untuk kuda-kuda, rangka tiang balok,
-
10 cm x 12 cm: dapat digunakan untuk balok atas tembok, balok kayu untuk kuda-kuda, rangka tiang balok
-
10 cm x 15 cm: balok kayu untuk kuda-kuda, untuk balok antara tiang-tiang balok
-
10 cm x 18 cm: balok kayu untuk kuda-kuda
-
10 cm x 20 cm
-
10 cm x 22 cm
-
10 cm x 25 cm
-
12 cm x 12 cm
-
12 cm x 15 cm: rangka tiang balok
-
12 cm x 18 cm
-
12 cm x 20 cm
-
12 cm x 22 cm
-
12 cm x 25 cm
Tambahan keterangan tersebut berarti ukuran balok itu kerap digunakan untuk keperluan tersebut. Sementara ukuran lainnya juga tersedia di pasaran, kamu bisa memilihnya sesuai luas dan ukuran bangunan yang dibuat.
Baca Juga: Harga Papan Kayu dari Berbagai Jenis Pohon dan Spesifikasi Ukuran
Ukuran Kayu Balok Lainnya, Lengkap dengan Panjang dan Kegunaan
-
2 x 3 x 200 cm dan 3 x 5 x 200 cm (balok reng): ukurannya kecil dan lebih ringan. Banyak digunakan sebagai dudukan untuk genteng atap. Bisa digunakan untuk genteng tanah liat, genteng kaca, genteng beton, dan sejenisnya. Fungsi utamanya adalah menahan tekanan dari boot genteng yang tersusun dan menyalurkannya ke struktur bangunan di bawahnya.
-
5 x 7 x 200 cm dan 4 x 6 x 200 cm (Balok Usuk/Balok Kaso): kegunaannya hampir sama dengan balok reng, sama-sama untuk konstruksi atap bangunan. Bedanya, jika reng digunakan untuk menahan dudukan genteng maka usuk/kaso ini berfungsi sebagai pondasi rangka atap.
-
6 × 10, 6 × 12, 6 × 15, 6 × 20 cm dengan variasi panjang hingga 4 meter: lebih banyak digunakan sebagai kusen pintu dan jendela.
-
8 x 12, 8 x 15, 8 x 20 cm dengan panjang 200 cm (Balok Nok/Jurai): digunakan sebagai nok untuk menahan tekanan penutup atap dan menyalurkan tekanan ke struktur dibawahnya.
-
12 x 10 cm panjang maksimal 4 meter (Balok Gording): tempat ikatan bagi balok usuk/kaso berfungsi menyalurkan seluruh beban ke titik buhul kuda-kuda.
Itulah beberapa variasi ukuran kayu balok yang bisa kamu jadikan referensi.
Baca Juga: Kayu Mahoni: Harga Kayu Mahoni, Kelebihan dan Kekurangannya
Tips Memilih Kayu Balok
Kekuatan kayu balok tersebut ditentukan berdasarkan kualifikasi dan spesifikasinya. Agar balok tersebut tahan lama, tidak mudah mudah rapuh dan juga tidak mudah patah. Berikut beberapa tips memilih kayu balok:
-
Perhatikan warna, pastikan warna pada batang kayu balok tersebut senada, tidak ada yang belang.
-
Pastikan permukaannya halus dan padat, tidak terdapat cacat retakan dan harus rapi (presisi).
-
Kayu baloknya harus kering, bisa memilih balok oven atau yang sudah melalui proses pengeringan. Kayu balok yang memiliki sisa jejak air akan terasa basah dan mudah menyusut.
-
Tidak ditemukan corak mata atau mata mati pada permukaan kayunya karena mata mati ini akan membuat kayu mudah rapuh pada bagian tersebut.
-
Sisi-sisi kayu tidak boleh berlubang.
Baca Juga: Harga Kayu Jati dan Jenis Kayu Jati yang Sering Dijumpai
Kelebihan dan Kekurangan Kayu Balok
Kelebihan
-
Tersedia dalam jumlah banyak dipasaran karena jenis kayu ini banyak digunakan.
-
Harga lebih murah dibandingkan balok beton, baja, atau besi ringan.
-
Aman digunakan karena daya hantar listrik rendah.
-
Pengolahan lebih mudah.
-
Struktur fleksibel dan ringan sehingga tahan gempa.
-
Jika ada kerusakan di beberapa bagiannya, balok ini mudah diganti,
-
Tahan pengaruh listrik dan kimia.
-
Warna kayu alaminya mampu memberikan sentuhan natural pada bangunanmu.
Kekurangan
-
Karena dari bahan kayu, balok ini mudah terbakar.
-
Rentan rayap sehingga memerlukan perawatan ekstra.
-
Mudah lapuk, tidak seperti balok baja ringan.
-
Kekuatan kayunya akan berkurang seiring berjalannya waktu akibat tekanan dalam jangka panjang.
-
Jika masih basah, maka kayunya akan mudah menyusut atau memuai.
-
Perlu perawatan berkala.
-
Harus pintar-pintar memilih kayu karena tidak semua jenis kayu punya kualitas yang sama.
-
Harga beberapa jenis kayu seperti kayu ulin sangat mahal.
Baca Juga: Harga Kusen Pintu Kayu dari Berbagai Jenis Kayu serta Kelebihan Kekurangannya
Itulah beberapa pembahasan mengenai ukuran kayu balok dan beberapa hal terkaitnya. Semoga informasi diatas berguna untukmu ya, terutama untukmu yang mau cari kayu balok.
Jangan lupa kunjungi artikel menarik lainnya dari Brighton hanya di Brighton News!
Lihat Artikel Terbaru Lainnya

13 Oct 2026
Sertifikat Tanah: Pengertian, Fungsi, dan Cara Mengurusnya

13 Oct 2026
Royal Residence Surabaya: Oase Hunian Mewah dan Investasi Properti Premium di Jantung Surabaya Barat

12 Oct 2026
15 Inspirasi Model Kamar Mandi Minimalis Modern Terbaru

12 Oct 2026
Perumahan Puri Jakarta Barat: Magnet Hunian Mewah dan Pusat Bisnis Terpadu di Koridor Barat Ibu Kota

9 Oct 2026
18 Inspirasi Gambar Dapur Minimalis Modern Terbaru 2026
Rekomendasi Properti

TANAH DIJUAL
Rp 2,67 M
Tanah
TURUN HARGA !!! RUMAH POSISI HOOK DI BOGOR
Rp 650 JT
Rumah
RUMAH GRAND PAKUWON TANDES LOKASI STRATEGIS PUSAT TANDES
Rp 40 JT
Rumah
RUMAH CANTIK 2,5 LANTAI DI PURI INDAH – SIAP HUNI, JAKARTA BARAT
Rp 5,5 M
Rumah
DIJUAL RUMAH BARU 2 LANTAI NIRWANA EKSEKUTIF
Rp 1,49 M
Rumah




